Singkep,Lingga - In House Training (IHT) bertajuk “Pembuatan Portofolio Guru Berbasis DigiLap (Digital Landingpage) sebagai Sarana Informasi dan Media Pembelajaran Interaktif antara Guru dan Siswa” berlangsung sukses pada Jum'at dan Sabtu, 4-5 Jumadil Akhir 1446 H (6-7 Desember 2024 M) di Ruang Laboratorium TIK SD 005 Singkep, Kabupaten Lingga. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam transformasi digital pendidikan di tingkat sekolah dasar.
Acara dimulai dengan pembukaan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga, Bapak Supardi, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan pentingnya adopsi teknologi digital dalam dunia pendidikan. Beliau menekankan bahwa pemanfaatan DigiLap (Digital Landingpage) untuk portofolio guru bukan hanya mendukung pembelajaran interaktif, tetapi juga menjadi alat penting dalam mendokumentasikan dan menampilkan kompetensi profesional guru kepada khalayak yang lebih luas.
“Kami berharap para guru dapat memanfaatkan pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui inovasi teknologi. Transformasi digital adalah kunci untuk menghadapi tantangan era modern,” ujar Supardi dalam sambutannya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SD 005 Singkep, Dewi Dahlina, S.Pd.SD, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan narasumber yang telah mendukung terselenggaranya IHT ini. "Semoga melalui pelatihan ini, guru-guru di SD 005 Singkep mampu menciptakan portofolio profesional yang tidak hanya menjadi media informasi tetapi juga dapat memperkuat interaksi pembelajaran dengan siswa," ujar Dewi Dahlina.
Kegiatan ini menghadirkan pemateri tunggal, Azrani Ery Saputra, S.Pi, seorang pendiri Komunitas Informal Sekolah Digital Indonesia Terpadu (KISDIT). Azrani, melalui platformnya kisdit.mtecht.my.id, berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang bagaimana teknologi dapat menjadi solusi praktis dalam pengelolaan pendidikan.
Dalam pelatihannya, Azrani menyampaikan bahwa portofolio guru berbasis DigiLap (Digital Landingpage) tidak hanya membantu guru dalam menyimpan dan menampilkan karya, tetapi juga memberikan nilai tambah berupa transparansi dan kemudahan akses bagi guru bersama siswa .
"Portofolio digital adalah cerminan profesionalisme guru di era digital. Dengan mengintegrasikan teknologi ini, guru dapat menunjukkan kompetensi dan inovasinya, sekaligus mempermudah siswa dalam mengakses materi pembelajaran," kata Azrani dalam sesi penyampaian materi.
Pelatihan ini dibagi menjadi dua sesi utama:
Sesi Teori
Pada sesi ini, peserta diperkenalkan pada konsep dasar portofolio digital, jenis platform yang dapat digunakan, serta keuntungan yang dapat diperoleh dari implementasinya.
Sesi Praktik
Peserta diberikan pelatihan langsung untuk membuat portofolio digital mereka menggunakan platform berbasis web. Azrani memandu langkah-langkah mulai dari pembuatan akun, desain halaman web, hingga pengunggahan konten seperti rencana pembelajaran, hasil karya siswa, dan refleksi mengajar.
Selain sesi waktu praktek singkat bersama siswa, guru-guru yang hadir tampak antusias mengikuti setiap langkah, termasuk dalam eksplorasi fitur interaktif yang dapat digunakan untuk komunikasi dua arah dengan siswa. Salah satu fitur yang mendapat perhatian khusus adalah forum diskusi digital yang memungkinkan siswa untuk mengajukan pertanyaan langsung kepada guru melalui platform tersebut.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi tanya jawab. Salah seorang peserta, Ibu Roslinar, S.Pd., mengungkapkan rasa terima kasih atas pelatihan ini. “Pelatihan ini sangat bermanfaat. Saya jadi tahu bagaimana cara memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan juga sebagai alat dokumentasi profesional,” katanya.
(Gambar 3: Praktek Media Pembelajaran bersama siswa SD 005 Singkep)
Hal senada disampaikan oleh Ibu Rajasiti, S.Pd.I., yang berharap agar pelatihan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkala. “Transformasi digital adalah hal yang tidak bisa kita hindari. Pelatihan ini sangat membantu kami untuk lebih siap dalam menghadapi tuntutan zaman,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut dari pelatihan ini, pihak sekolah berencana untuk mengimplementasikan penggunaan portofolio digital secara menyeluruh di SD 005 Singkep. Kepala Sekolah Dewi Dahlina menyampaikan bahwa sekolah akan menyediakan bimbingan lanjutan bagi guru-guru yang membutuhkan pendampingan dalam pengelolaan portofolio mereka.
Selain itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga juga berkomitmen untuk memperluas program ini ke sekolah-sekolah lain di wilayah Kabupaten Lingga sebagai bagian dari agenda besar transformasi digital di dunia pendidikan.
IHT Pembuatan Portofolio Guru Berbasis DigiLap (Digital Landingpage) ini bukan hanya sekadar pelatihan, melainkan sebuah langkah strategis menuju pendidikan yang lebih modern dan inklusif. Dengan kemampuan baru yang dimiliki para guru, diharapkan tercipta proses pembelajaran yang lebih interaktif, efektif, dan menyenangkan bagi siswa.
(Gambar 4: Praktek bersama guru dan siswa SD 005 Singkep)
“Ini adalah awal dari sebuah perjalanan panjang. Semoga guru-guru kita terus semangat belajar dan berinovasi demi menciptakan generasi penerus bangsa yang unggul,” tutup Azrani Ery Saputra dalam pesan penutupnya.
Kegiatan ini pun ditutup dengan penuh harapan, meninggalkan jejak positif bagi para peserta dan penyelenggara yang berkomitmen membawa perubahan nyata di dunia pendidikan dan dapat menjadi nilai tambah bagi rapot pendidikan dan perkembangan sekolah ini,tutup kepala sekolah.(admin)