Ojewa, layanan ojek online berbasis WhatsApp yang hadir di Bogor, menawarkan konsep unik dengan seluruh pengemudinya adalah perempuan.
Berbeda dengan layanan ojek online besar lainnya, Ojewa menawarkan pendekatan yang mengutamakan kenyamanan dan keamanan bagi pelanggan, khususnya perempuan dan anak-anak. Seluruh pengemudi yang tergabung dalam layanan ini adalah perempuan, memberikan pengalaman berbeda dibandingkan layanan serupa yang umumnya didominasi pengemudi laki-laki.
Sistem Operasional yang Efisien
Dikelola oleh Heni Pitrianti, yang bertindak sebagai pendiri sekaligus admin, Ojewa beroperasi dengan sistem sederhana. Pesanan dari pelanggan diterima oleh Heni melalui WhatsApp, kemudian diteruskan kepada pengemudi yang tersedia. Model ini memungkinkan pengemudi untuk lebih fleksibel dalam menerima pesanan, sekaligus memastikan layanan tetap personal dan terpercaya.
Layanan ini secara khusus ditujukan bagi perempuan dan anak sekolah, memberikan rasa aman bagi penumpang. “Kami ingin memberikan solusi transportasi yang tidak hanya aman tetapi juga nyaman bagi perempuan,” ujar Heni.
Jangkauan dan Tarif Terjangkau
Saat ini, Ojewa telah melayani wilayah Jabodetabek dengan lebih dari 2.000 pengemudi perempuan terdaftar. Di Kota Bogor, sekitar 100 pengemudi aktif melayani pelanggan. Dengan tarif Rp10.000 untuk jarak hingga 3 kilometer, Ojewa menjadi pilihan yang ekonomis bagi masyarakat.
Heni mengungkapkan bahwa langkah selanjutnya adalah mengembangkan layanan ini menjadi sebuah aplikasi. “Kami berharap dengan adanya aplikasi, layanan ini dapat menjangkau lebih banyak orang dan menjadi solusi transportasi yang lebih luas,” tambahnya.
Inspirasi mendirikan Ojewa muncul dari diskusi di Komunitas Majelis Taklim Perempuan Ojol Bersatu (MTPOB), di mana banyak pengemudi perempuan berbagi pengalaman sulitnya memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat potongan pendapatan yang besar dari perusahaan ojek online lainnya.
“Kami merasa perlu ada solusi untuk membantu pengemudi perempuan mendapatkan penghasilan yang lebih baik. Dari situ, kami membangun Ojewa sebagai wadah untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi,” jelas Heni.
Untuk memperluas layanan, Ojewa menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah, menawarkan jasa antar-jemput siswa. Skema ini tidak hanya memberikan keamanan bagi anak-anak tetapi juga meningkatkan penghasilan para pengemudi, yang mayoritas adalah ibu tunggal.
Keunggulan Ojewa yang mengutamakan kenyamanan pelanggan membuat layanan ini banyak diminati, terutama oleh orang tua dan pekerja perempuan. “Banyak pelanggan merasa lebih tenang menggunakan jasa kami karena pengemudinya perempuan. Selain itu, kami selalu menginformasikan keberadaan anak kepada orang tua, termasuk jika ada keterlambatan,” ungkap Heni.
Kegiatan Sosial Melalui MTPOB
Selain menyediakan layanan transportasi, komunitas MTPOB juga aktif dalam kegiatan sosial. Program seperti penyediaan sayur mayur bagi pengemudi dan berbagi kurban untuk masyarakat Palestina menjadi bukti kontribusi mereka terhadap masyarakat.
Dengan fokus pada kenyamanan, keamanan, dan dampak sosial, Ojewa tidak hanya menjadi solusi transportasi tetapi juga memberi manfaat nyata bagi komunitas pengemudi perempuan dan pelanggan di wilayah Jabodetabek. (@red)