Transportasi Ramah Wanita: 9 Tahun Berkarya, Ojesa Hadir sebagai Solusi Aman dan Nyaman

Views Senin, Januari 27, 2025

Ojek Sahabat Wanita atau Ojesa adalah layanan transportasi khusus wanita dan anak-anak yang telah beroperasi sejak 2015. Layanan ini pertama kali dirintis di Lampung dan kini telah berkembang ke beberapa kota seperti Bandar Lampung, Metro Lampung, Palembang dan Sukabumi. Dengan berbagai jenis layanan yang ditawarkan, seperti Ojesa Ride, Ojesa Car, layanan kurir, serta jasa belanja, Ojesa terus memperluas jaringannya guna memenuhi permintaan yang semakin meningkat.

Ojesa lahir dari inisiatif Rani Musodah bersama rekannya, Yuli Kurniasih , saat mereka masih berkuliah di UIN Raden Intan Lampung. Faktor keamanan menjadi alasan utama dalam mendirikan layanan ini, mengingat banyaknya kasus pelecehan terhadap perempuan pada saat itu. Mereka ingin menciptakan alternatif transportasi yang lebih nyaman bagi kaum wanita tanpa harus berinteraksi dengan penumpang pria.

Seiring waktu, layanan Ojesa semakin berkembang dan mendapatkan respons positif dari masyarakat. Berkat pengalaman dan pembelajaran dari berbagai kelas bisnis yang mereka ikuti, Ojesa mampu bertahan hampir sembilan tahun dan tetap menjadi pilihan transportasi yang aman bagi perempuan. Visi utama Ojesa adalah menciptakan layanan transportasi yang aman dan ramah bagi wanita serta anak-anak, dengan terus meningkatkan pelayanan demi kenyamanan pengguna.

Meskipun sempat merilis aplikasi mobile pada periode 2018–2020, layanan pemesanan Ojesa saat ini hanya bisa diakses melalui WhatsApp. Keputusan ini diambil akibat pandemi Covid-19 yang berdampak pada operasional aplikasi. Namun, hal ini tidak mengurangi antusiasme pelanggan yang tetap setia menggunakan layanan Ojesa.

Dalam operasional sehari-hari, Ojesa hanya beroperasi mulai pukul 06.00 hingga 18.00, mengingat mayoritas mitra driver adalah ibu rumah tangga yang memiliki keterbatasan waktu bekerja. Selain itu, Ojesa juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, seperti kepolisian, BPJS Ketenagakerjaan, dan beberapa UMKM untuk memperkuat ekosistem bisnisnya.

Menurut Rani Mussoddah, CEO Ojesa, pihaknya kini tengah mencari mitra driver wanita untuk ditempatkan di wilayah Bandar Lampung dan Metro. Ia menegaskan bahwa calon mitra diutamakan berdomisili di wilayah yang dipilih untuk mempermudah operasional. Pihak Ojesa menargetkan perekrutan sebanyak mungkin mitra driver, mengingat tingginya permintaan layanan dari masyarakat.

Syarat utama untuk bergabung sebagai mitra driver adalah perempuan yang memiliki kendaraan bermotor atau mobil, memiliki dokumen berkendara yang lengkap seperti SIM, STNK aktif, KTP, dan KK, serta mendapat izin dari suami atau mahram. Setelah proses administrasi, pelamar akan menjalani wawancara sebagai tahap seleksi.

Dalam hal pembagian keuntungan, Ojesa menerapkan sistem bagi hasil sebesar 80 persen untuk mitra driver dan 20 persen untuk Ojesa. Dengan sistem ini, diharapkan para mitra driver mendapatkan penghasilan yang layak dari layanan yang mereka berikan.

Dengan komitmen kuat untuk terus menghadirkan transportasi yang aman bagi wanita, Ojesa telah menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang membutuhkan jasa transportasi yang andal dan terpercaya. Layanan ini terus berkembang dengan mempertahankan prinsip utama mereka dalam memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna.

Gubernur Ansar Ahmad Serahkan Bantuan Mobil Jenazah di Masjid Nurul Hidayah Batam

Views Minggu, Januari 26, 2025

 

wartapembaruannews.my.id - Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, melaksanakan Salat Jumat sekaligus bertindak sebagai khatib di Masjid Nurul Hidayah, Kampung Tua Teluk Nipah, Punggur, pada Jumat (06/12/2024). Momentum ini juga dimanfaatkan untuk menyerahkan bantuan operasional berupa mobil jenazah kepada masyarakat setempat.

Dalam khutbahnya, Gubernur Ansar mengajak jamaah untuk senantiasa meningkatkan iman dan takwa serta mengingatkan pentingnya menjaga keimanan hingga akhir hayat.

"Sebagaimana kaum Saba' pada zaman dahulu, mereka diberi kenikmatan oleh Allah SWT, tetapi tidak beriman kepada-Nya. Mereka justru menyembah kepada ajaran nenek moyang mereka. Akibatnya, Allah SWT memberikan peringatan dengan menghancurkan kenikmatan tersebut, sehingga banyak dari mereka meninggal dalam keadaan tidak beriman," ujar Gubernur Ansar.

Ia pun menegaskan agar umat Muslim mengambil pelajaran dari sejarah kaum Saba'. "Marilah kita selalu beriman kepada Allah SWT dan tidak tergoda oleh bisikan setan yang dapat menjauhkan kita dari keimanan," ungkapnya. 

Selain itu, Gubernur Ansar mengingatkan pentingnya saling membantu dalam kebaikan dan menjauhi perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Setelah melaksanakan Salat Jumat, Gubernur Ansar menyerahkan bantuan mobil jenazah kepada pengurus Masjid Nurul Hidayah. Bantuan ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam menangani kebutuhan transportasi jenazah.

"Semoga mobil ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Kampung Tua Teluk Nipah. Jika ada musibah, masyarakat tidak perlu kesulitan mencari kendaraan untuk pengantaran jenazah. Semoga bantuan ini meringankan beban keluarga yang berduka," pesan Gubernur Ansar.

Acara tersebut dihadiri oleh Tim Percepatan Pembangunan Provinsi Kepri, Kepala Biro Umum, Kepala Biro Adpim, serta pengurus dan jamaah Masjid Nurul Hidayah. (mam)

APBD Kepri 2025 Ditetapkan Sebesar Rp3,918 Triliun

Views Minggu, Januari 26, 2025

 

wartapembaruannews.my.id, Kepri - Setelah melalui serangkaian pembahasan yang intens, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Provinsi Kepri akhirnya sepakat menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepri Tahun 2025 dengan total anggaran sebesar Rp3,918 triliun. Pengesahan ini berlangsung dalam rapat paripurna yang digelar di Kantor DPRD Kepri, Pulau Dompak, Tanjungpinang, pada Jumat (29/11).


Berdasarkan laporan akhir Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kepri, yang dibacakan Tengku Afrizal Dachlan, proyeksi pendapatan daerah untuk APBD 2025 sebesar Rp3.918.402.282.362,71. Pendapatan tersebut terdiri dari: Pendapatan Asli Daerah (PAD)  Rp1,760 triliun, Pendapatan Transfer Rp2,157 triliun, Pendapatan Lain-lain yang Sah Rp1,324 miliar.


Afrizal menjelaskan, untuk sektor PAD, pajak daerah masih menjadi kontributor utama dengan nilai Rp1,528 triliun, diikuti oleh retribusi sebesar Rp132,12 miliar, dan pendapatan lain-lain Rp41,4 miliar. Ia berharap, Pemprov Kepri dapat lebih mengoptimalkan sektor retribusi, seperti retribusi labuh jangkar, pemanfaatan air permukaan, dan retribusi laboratorium.


"Melihat struktur pendapatan yang ada, pajak daerah masih dominan. Kami berharap ke depan, sektor retribusi dapat lebih dioptimalkan untuk mendukung pendapatan daerah," ujar Afrizal saat membacakan laporan akhir Banggar.


Di sisi belanja daerah, APBD 2025 diproyeksikan sebesar Rp3.918.642.282.362,71, dengan prioritas belanja pada sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan sumber daya manusia.


Terkait pembiayaan, Afrizal mengungkapkan bahwa sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) untuk APBD 2025 diproyeksikan sebesar Rp5,2 miliar, dengan pengeluaran untuk penyertaan modal BUMD Energi Kepri sebesar Rp5 miliar.


"Anggaran belanja ini telah disusun sesuai dengan prioritas pembangunan daerah, termasuk sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta pengentasan kemiskinan dan stunting," lanjut Afrizal.


Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, mengapresiasi proses pembahasan APBD 2025 yang telah dilakukan dengan serius dan intens. Menurutnya, berbagai masukan dan rekomendasi yang diberikan oleh DPRD melalui Badan Anggaran telah dipertimbangkan dalam penyusunan APBD, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas program pembangunan daerah.


“Kami menyadari bahwa tahapan penyusunan APBD Tahun Anggaran 2025 telah melalui proses yang sangat intens dan membutuhkan waktu lebih. Berbagai masukan yang telah disampaikan selama pembahasan kami jadikan perhatian dalam penyusunan APBD 2025, agar dapat lebih meningkatkan kualitas pembangunan di Provinsi Kepri,” ujar Gubernur Ansar.


Gubernur Ansar mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Fraksi DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Komisi, Badan Anggaran, serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang telah memberikan berbagai masukan selama proses pembahasan. Ia juga mengapresiasi dukungan dari seluruh Kepala OPD dan jajarannya dalam memastikan kelancaran pembahasan Ranperda ini.


“Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembahasan Ranperda APBD 2025. Semoga kerjasama ini dapat terus berlanjut demi kemajuan Provinsi Kepulauan Riau,” tutup Gubernur Ansar.(diskominfo/Jlu)

Deals Driver: Ojek Khusus Wanita yang Tetap Eksis Melayani Kaum Perempuan di Palembang

Views Minggu, Januari 26, 2025

 


Palembang, Deals Driver, layanan ojek khusus wanita yang diresmikan pada Februari 2022 ini, kini terus berkembang sebagai salah satu solusi transportasi yang aman dan nyaman bagi kaum wanita di Kota Palembang. Layanan ini didirikan oleh Nurkamalia sebagai CEO, juaga mantan perawat yang kini mendedikasikan dirinya untuk mengelola salah satu komunitas pengemudi wanita.

"Kami saat ini fokus melayani wilayah Palembang dengan jam operasional setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 17.30 WIB. Penumpang yang kami layani juga hanya wanita, kecuali untuk anak-anak usia maksimal SMP," jelas Nurkamalia.

Beragam Layanan untuk Berbagai Kebutuhan

Deals Driver menawarkan berbagai layanan, seperti antar-jemput penumpang, pengantaran barang, layanan laundry, belanja online, antar-jemput terpisah, pijat, dan dukungan untuk UMKM kuliner. Untuk saat ini, pemesanan dilakukan secara manual melalui format WhatsApp. Pelanggan hanya perlu mengirimkan pesan ke admin, yang kemudian meneruskan pesanan kepada driver.

"Proses pemesanan ini kami buat sederhana, namun ke depannya kami memiliki impian besar untuk mengembangkan layanan ini menjadi platform semacam aplikasi ojek online," tambah Nurkamalia.

Sistem Unik dan Penentuan Tarif yang Transparan

Deals Driver menyediakan layanan ojek motor dan mobil dengan sistem tarif yang bersaing. Tarif dihitung berdasarkan jarak yang diukur menggunakan Google Maps. Pelanggan diminta untuk berbagi lokasi melalui aplikasi, dan tarif ditentukan sesuai jarak yang tertera.

Nurkamalia menjelaskan, "Nama Deals Driver sendiri terinspirasi dari kebiasaan pengemudi kami yang menyebut 'deals' setiap kali mengambil orderan. Sistem ini memberikan kesempatan bagi driver untuk berebut orderan dengan cepat di grup internal."

Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan

Hingga saat ini, komunitas Deals Driver telah memiliki lebih dari 40 an pengemudi wanita. Keunikan layanan dan dedikasi mereka telah membuat layanan ini mendapatkan tempat di hati para pelanggan. Dalam usianya yang memasuki tiga tahun, Deals Driver berhasil bertahan di tengah persaingan ketat dengan layanan ojek online lainnya.

"Kami bersyukur karena pelanggan kami semakin banyak, termasuk pelanggan tetap yang mempercayakan kebutuhan transportasi mereka kepada kami. Harapan kami, Deals Driver dapat terus berkembang dan menjadi ojek nomor satu yang asli dari wong Palembang," ungkap Nurkamalia.

Komitmen untuk Memberikan Pelayanan Terbaik

Sebagai layanan yang didedikasikan untuk wanita, Deals Driver berkomitmen memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi penumpang. Dengan dedikasi tinggi, layanan ini berhasil membuktikan bahwa inovasi lokal dapat menjadi solusi efektif bagi kebutuhan masyarakat.

InsyaAllah, jelang Februari 2025 ini pada ulang tahunnya yang ke-3, Deals Driver tetap optimis untuk terus maju, memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Palembang, dan menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya, untuk mendukung dan berkolaborasi positif dengan kami, tutup Nurkamalia. (@red).