Rapat Pembentukan Kepengurusan DPD PIR Kabupaten Lingga, Langkah Awal Menuju Perubahan Baru Penjahit Lokal

Views Kamis, Februari 13, 2025

Dabo Singkep, Rapat pembentukan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perhimpunan Penjahit Indonesia Raya (PIR) Kabupaten Lingga berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme tinggi pada Rabu malam, 12 Februari 2025. Acara yang dipimpin langsung oleh Juli Wahyudi , selaku pengarah rapat, ini digelar di Terrace Coffee, sebuah tempat nongkrong yang nyaman di pusat kota Dabo Singkep. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi para penjahit lokal untuk bersatu dalam wadah organisasi yang bertujuan meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan anggotanya.

Rapat dimulai sekitar pukul 20.30 WIB, dibuka dengan sambutan hangat dari Juli Wahyudi , sosok yang dikenal memiliki visi besar terhadap perkembangan industri jahit-menjahit di Kabupaten Lingga. Dalam arahannya, Juli menekankan pentingnya sinergi antarpenjahit untuk menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi yang semakin pesat.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri lagi. Saat ini, dunia usaha sedang bergerak cepat menuju era baru, di mana teknologi dan inovasi menjadi kunci utama. Oleh karena itu, melalui PIR, kita ingin membangun komunitas yang kuat, saling mendukung, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Juli dengan penuh harapan.

Ia juga menyoroti potensi besar Kabupaten Lingga sebagai daerah penghasil produk lokal pakaian melayu yang termasuk pakaian tradisional. Menurutnya, jika dikelola dengan baik, sektor ini bisa menjadi salah satu penyumbang pendapatan daerah yang signifikan.

Setelah sesi pembukaan, rapat dilanjutkan dengan diskusi tentang struktur kepengurusan DPD PIR Kabupaten Lingga. Para peserta diajak untuk memberikan masukan terkait posisi-posisi strategis seperti Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta beberapa divisi fungsional seperti Divisi Pelatihan, Divisi Pemasaran, dan Divisi Pengembangan Usaha.

Putra,salah satu peserta rapat, memberikan tanggapan bahwa,“Saya sangat mendukung langkah ini, untuk memperhatikan aspek edukasi bagi anggota. Banyak penjahit di sini masih menggunakan metode konvensional, sementara tren pasar sudah mulai bergeser ke arah desain digital dan custom-made. sehingga Divisi Pelatihan harus benar-benar difokuskan untuk meningkatkan skill anggota,” kata Putra dengan optimis. Sehingga beberapa peserta lain ikut mengusulkan agar program pelatihan rutin segera dirancang setelah kepengurusan resmi terbentuk.

Setelah melalui diskusi panjang, akhirnya disepakati susunan kepengurusan sementara DPD PIR Kabupaten Lingga. Adapun untuk divisi-divisi fungsional, akan dibentuk tim kecil yang bertugas merumuskan rencana kerja lebih detail. Juli menegaskan bahwa kepengurusan ini bersifat sementara dan akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitas organisasi.

Di akhir rapat, Juli menutup pertemuan dengan pesan inspiratif. Ia mengajak semua anggota untuk bekerja keras dan menjaga semangat gotong royong demi kemajuan bersama. “Kita bukan hanya sekadar membentuk organisasi, tapi kita sedang membangun masa depan. Mari kita jadikan PIR sebagai rumah besar bagi semua penjahit di Kabupaten Lingga.”

Suasana kebersamaan sangat terasa di antara para peserta. Beberapa di antaranya tampak serius mencatat poin-poin penting, sementara yang lain aktif bertanya dan memberikan masukan. Semua sepakat bahwa keberadaan PIR merupakan langkah maju bagi komunitas penjahit di Kabupaten Lingga. untuk itu salah satu topik yang ramai dibahas adalah rencana kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mempromosikan produk lokal melalui event-event tahunan.

Rapat pembentukan kepengurusan DPD PIR Kabupaten Lingga di Terrace Coffee, Dabo Singkep, sukses digelar dengan hasil yang memuaskan. Tidak hanya berhasil menetapkan struktur organisasi, acara ini juga berhasil membangkitkan semangat baru di kalangan penjahit lokal. Dengan kepemimpinan Juli Wahyudi dan dukungan penuh dari anggota yang hadir, PIR diyakini akan menjadi motor penggerak bagi kemajuan industri jahit-menjahit di Kabupaten Lingga.

Bagi masyarakat Lingga, kehadiran PIR bukan sekadar organisasi biasa, melainkan harapan baru untuk mengangkat harkat dan martabat para penjahit sebagai bagian integral dari pembangunan ekonomi daerah. Mari kita tunggu langkah-langkah konkret yang akan diambil oleh PIR ke depannya! (@Jo).